Jumat, 14 Maret 2014

Lemon Ogura Cake








Sepintas nama Ogura seperti nama Jepang. Tapi cake ini katanya malah berasal dari Malaysia, tepatnya di Batu Pahang. Awalnya pun aku mengira begitu karena seringnya makan es ogura di salah satu  stan kuliner Jepang ternama yang isinya kacang merah dan santan kental yang diberi remahan es batu. Rasanya manis, pas banget dengan paduan santan kentalnya yang gurih. Apapun yang dari kacang merah I love it...

Seminggu lalu tanpa sengaja nemuin resep dengan judul ogura cake. Loh.. tapi kok sama sekali ga ada bau-bau kacang merahnya yaa... Akhirnya aku cari-cari lagi resep kue ogura yang lain. Sama juga komposisinya, tanpa kacang merah. Tapi dari foto-foto cake ogura yang aku lihat, semuanya sudah terlanjur membuatku terpesona! Teksturnya selembut kapas... Jadilah aku tak sabar ingin membuatnya sendiri. 
Daaan betapa takjubnya aku saat  melihat dan menyentuhnya... (huhuuh lebay..). So really like cottony.. moist.. and fluffy... (kalo ga ingat badan melar, pasti udah jadi cemilan.. :D).

Sebetulnya resep asli memakai orange juice. Tapi karena ga punya, aku ganti aja pakai lemon juice dengan penambahan gula. Dan tambahan kismis di adonan hanya sebagai pemanis tampilan aja. Jadilah cake ini berpindah judul, hehehe.. 

Orange Ogura Cake
Source : Anncoo Journal

Bahan :
  1. 70 gr orange juice (aku pakai lemon)
  2. 40 gr minyak sayur
  3. 1/4 sdt garam
  4. 55 gr tepung untuk cake (aku pakai terigu segitiga), ayak
  5. parutan kulit orange dari 2 butir orange
  6. 4 butir kuning telur
  7. 1 butir telur utuh
  8. 150 gr putih telur
  9. 2 sdm kismis, taburi tepung terigu tipis-tipis agar kismis tidak tenggelam saat di oven
  10. 1/4 sdt cream of tar tar (aku tidak pakai)
  11. 60 gr gula kastor (aku pakai 100 gr)
Cara membuat :
  1. Kocok kuning telur dan 1 butir telur utuh bersama minyak sayur hingga berbusa. Masukkan orange/lemon juice, aduk rata. Masukkan tepung yang sudah di ayak bersama garam dan kulit jeruk, aduk rata. Sisihkan.
  2. Dengan menggunakan mixer, kocok putih telur, masukkan gula sedikit demi sedikit, sambil terus dikocok hingga soft peak (not stiff).
  3. Campurkan 1/3 maringue atau busa putih telur ke dalam adonan kuning telur dengan menggunakan spatula, aduk balik dan perlahan. Tuangkan lagi sisa maringue, ratakan. Tambahkan kismis.
  4. Tuang adonan ke dalam loyang yang beralas kertas roti, kemudian hentak-hentakkan perlahan untuk mengeluarkan udara di dalam adonan.
  5. Oven dengan au bain marie pada suhu 160 derajat C selama 40 menit. 
  6. Keluarkan kue dari oven dan letakkan di wire rack dengan posisi terbalik hingga dingin.
  7. Potong-potong.




Senin, 10 Maret 2014

Donat Bola Salju


Pada dasarnya resep ini sama dengan resep donat kentang yang beberapa saat lalu sudah pernah aku posting. Donat kentang bisa dibuat bermacam variasi. Kali ini adonan donatnya ku isi dengan meises coklat dengan parutan keju. Dan setelah donat selesai di goreng barulah ku balut dengan sugar ice. Sehingga rasanya manis-manis gurih. Sangat di gemari anak-anakku ketimbang donat konvensional.. (btw kayak gimana ya donat konvensional itu hehe..). Maksudku donat yang berlubang di tengah bertabur cokelat meises itu lho. Mungkin karena donat ini selain berisi cokelat dan keju, mereka juga menikmati sensasi nyes nya gula yang membalut seluruh permukaan donat berbentuk bola-bola ini. Maka jadilah aku memberi judul kue ini dengan "donat bola salju". Banyak yang penasaran awalnya, tapi setelah aku buka kartu... oalaaah masih sama dengan resep sebelumnya... cuma beda di tampilan dan rasa sejuk gula yang membalutnya! 
Tapi sungguh donat model gini ngga sampe satu jam habis sepiring oleh mereka berdua... :-)
Monggo kalau ada yang mau berkreasi dengan bentuk lain yang lebih menarik :-)



Senin, 24 Februari 2014

Churros




Churros merupakan kue tradisional khas Spanyol. Bisa juga lho disebut donat ala Spanyol, meski tak berbentuk bundar dan berlubang seperti donat pada umumnya. Bentuknya memanjang, biasanya disajikan bersama minuman kopi sebagai pencelupnya. Snack ini juga populer di Perancis, Portugal serta Amerika Latin. Namun tak ada ketertarikanku untuk mencoba resep churros ini, meski kue-kue ini sempat ramai di blog-blog baking ternama. Selain penampakannya yang sangat biasa-biasa saja, membayangkannya pun belum bisa membuatku  menelan ludah apalagi ngiler... hehehe..

Tapiii saat hujan tiba kemaren suamiku mulai sibuk longok sana sini cari cemilan, sementara stock bahan-bahan baking di lemari dapurku sudah sangat minim. Cuma ada tepung terigu, telur dan sedikit dark cooking chocolate. Alhasil aku ngelirik si churros ini deh.. eksekusi..eksekusi.. hihi... Aku dapet resep ini dari Ordinary Kitchen.
Hasilnya, enak juga... renyah dan gurih.. mirip dengan kue sus kering. Dan ujung-ujung si churros ini aku celupin aja pake lelehan cokelat, biar tampilannya sedikit beda dan.. mmm.. delicioso.. ;-)
Yang pengen cobain, ini resepnya..

Bahan :
  1. 250 ml air
  2. 50 gr butter
  3. 1 sdm gula pasir
  4. 1/4 sdt garam
  5. 150 gr tepung terigu protein sedang
  6. 1 butir telur ukuran besar (aku pakai 2 butir telur ukuran sedang), kocok lepas
Cara membuatnya :
  1. Masak air, gula butter & garam hingga mendidih dan butter meleleh. Matikan api.
  2. Masukkan tepung terigu, aduk cepat hingga licin dan kalis. Biarkan agak hangat.
  3. Masukkan telur, aduk dengan sendok kayu (adonan lengket tapi tidak terlalu lembek seperti adonan kue sus).
  4. Masukkan adonan ke dalam piping bag/plastik segitiga, beri spuit bentuk bintang.
  5. Spuitkan adonan dan langsung bisa di goreng. Atau spuitkan adonan ke atas loyang yang ditaburi sedikit tepung terigu, simpan dalam freezer hingga agak beku, lepaskan lalu goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga kecokelatan.
  6. Celup ujung-ujungnya dengan cokelat leleh. Biarkan dingin.
  7. Sajikan.




Kamis, 20 Februari 2014

Donat Kentang


Donat. Kue satu ini sudah sangat familiar sekali dalam keluarga kecilku. Saat ingin membuat cemilan yang cepat dan mudah, pastilah aku membuatkan mereka donat kentang ini. Memang sih donat ini berbeda dari donat DD atau J.c yang ada di mall-mall. Tapi donat kentang ini ngga liat (hihi.. tanah kali ya pake liat), ya wes pokok'e rasanya empuk dan lembut gitu deh.. meski disantap saat keesokan harinya. Donat ini memang jadi resep andalanku.. soalnya kalo aku bikin engga pake ditimbang-timbang... mainin feel aja.. :-). Jadi deh.. Bentuknya pun bisa aku buat kaya' donat umumnya atau pake isi-isian. Bisa isi yang manis-manis atau gurih dan asin.
Tapi buat share di blog, aku buatin resepnya nih. 

Bahan :
  1. 200 gr kentang, kukus, haluskan
  2. 200 gr tepung terigu protein tinggi
  3. 100 gr tepung terigu protein sedang
  4. 3 kuning telur, kocok lepas
  5. 5 gr ragi instant
  6. 2 sdm susu bubuk
  7. 2 sdm gula pasir
  8. 50 gr mentega
  9. 100 ml air hangat
Bahan olesan :
  1. 150 gr mentega
  2. 50 gr gula halus
  3. 5 sdm susu kental manis putih
Cara membuatnya :
  1. Tuang ragi instant ke dalam air hangat, tutup, biarkan larut.
  2. Dalam wadah lain campur kentang, tepung terigu, susu bubuk, gula pasir, aduk rata.
  3. Masukkan kuning telur, uleni rata. Kemudian tambahkan mentega, uleni kembali sampai rata.
  4. Masukkan air larutan ragi instant sedikit demi sedikit sampai adonan dirasa cukup lembut dan tidak lengket di wadah. (Jika masih terasa keras bisa ditambahkan air hangat hingga cukup lembut). Lalu bulatkan adonan.
  5. Diamkan adonan selama 1 jam hingga mengembang.
  6. Bagi-bagi adonan sesuai ukuran yang dikehendaki. Diamkan kembali selama 15 menit hingga mengembang.
  7. Lubangi tengah-tengah adonan dengan menggunakan jari hingga membentuk kue donat. Atau bisa juga menggunakan cetakan donat. 
  8. Goreng dalam minyak banyak dengan api kecil hingga kuning ke emasan.
  9. Tunggu sampai benar-benar dingin sebelum mengoles.
Cara membuat olesan : kocok mentega & gula halus sebentar saja, lalu tambahkan susu, aduk merata.


Note : Setelah memoles, beri taburan keju, kacang, meises atau yang lainnya. Bisa juga dengan taburan sugar ice...

Selasa, 18 Februari 2014

Abon Tuna Pedas

Ini dia tuna pedas yang beberapa waktu lalu sempat ikut mengisi bahan topping pizzaku

Ikan Tuna merupakan ikan air laut yang selain kaya asam lemak omega 3, di mana omega 3 dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah ikan tuna juga mempunyai kadar protein hampir dua kali kadar protein pada telur yang selama ini dikenal sebagai sumber protein utama.
Akan tetapi bukan hanya karena faktor di atas kalo aku sering membuat abon ikan tuna yang nendang pedasnya...Rasa ikan tuna setelah jadi abon itu menurutku sangaaatlah enak, gurihnya dapet apalagi dibuat dengan bumbu irisan cabe rawit yang berlimpah...sss...hhh...alias pedes.. hehehe...
Wes to pokoknya abon tuna ini markotop deh. Dibuat isian lemper juga ok. Ditaburin pada mie goreng apalagi...(huaah jd inget makan mie goreng ikan cakalang ala Manado...).
Ini resepnya...

Bahan :
  1. 500 gr ikan tuna, buang duri dan tulangnya, suwir-suwir.
  2. 1 buah bawang bombay, cincang kasar
  3. 3 batang bawang daun, iris tipis
  4. 7 butir bawang putih, cincang halus
  5. 2 sdm gula merah
  6. 1 sdm gula pasir
  7. 75 gr cabe rawit, iris tipis
  8. 2 sdm kecap manis
  9. 1 cm jahe, geprek
  10. 2 lembar daun salam
  11. 2 lembar daun jeruk
  12. secukupnya garam
Cara membuatnya :

  1. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  2. Masukkan bawang daun, daun jeruk, daun salam, jahe & cabe rawit, tumis hingga layu, beri sedikit air.
  3. Tambahkan gula merah, gula putih & kecap manis, aduk.
  4. Masukkan daging ikan tuna lalu tambahkan garam. Aduk rata sampai daging ikan terbalut bumbu.
  5. Lanjutkan mengaduk hingga daging ikan hancur dan mengering seperti abon.
  6. Angkat. Biarkan sampai dingin. 
  7. Siap untuk di simpan dalam stoples atau wadah kedap udara.
Note : Abon ikan tuna ini harus benar-benar kering ya. Sehingga bisa bertahan sampai 2-3 minggu dalam lemari es, dan 1 minggu di suhu ruang dalam wadah tertutup rapat.




Senin, 17 Februari 2014

Puding Cake Cassablanca


Biasa disebut puding panggang. Teksturnya cake tapi lembut dan spongy. Ah susah untuk dilukiskan dengan kata-kata :-D. Yang pasti adonan cake ini di mix dengan agar-agar dan dipanggang. Hasilnya... monggo dibayangin sendiri hehe... Cocok juga dibuat dessert. Dihidangkan dalam suhu dingin bisa, dengan suhu ruang pun ok. Sama-sama enaklah... Tapi maaf kalo pictnya ga seindah aslinya ;-) cameranya lagi agak error!
Ga perlu berpanjang lebar deh ya, yang minat buat nyobain aku tulis aja resepnya di bawah sini.

Bahan :
  1. 1 1/2 bungkus agar-agar putih
  2. 50 gr margarin
  3. 3 butir telur
  4. 150 gr gula pasir
  5. 25 gr tepung terigu
  6. 10 gr tepung maizena
  7. 600 ml susu cair
  8. 1 sdm coklat bubuk (aku menambahkan 2 sdm choco chip)
  9. 1 sdt vanila bubuk
Cara membuat :
  1. Cairkan margarin, sisihkan.
  2. Didihkan agar-agar, 75 gr gula pasir & 300 ml susu cair. Angkat dan campurkan sisa susu. Biarkan hangat.
  3. Kocok telur, sisa gula pasir (75 gr) & vanila bubuk hingga gula larut dan mengental.
  4. Masukkan tepung terigu & tepung maizena ke dalam  kocokan telur, aduk rata. Kemudian masukkan mentega cair, aduk perlahan.
  5. Tuangkan adonan susu ke dalam adonan telur, ratakan dan saring.
  6. Bagi adonan menjadi dua bagian sama banyak. Salah satunya bagiannya beri coklat bubuk dan choco chips, aduk.
  7. Tuang bergantian antara adonan putih dengan adonan coklat tepat di satu titik yang sama hingga habis.  (aku dengan membentuk pola marmer).
  8. Panggang dengan tekhnik au bain marie dengan suhu 160 derajat C selama 35 menit.
  9. Angkat dan dinginkan, simpan dalam lemari es. Potong-potong.




Selasa, 11 Februari 2014

Spicy Tuna Pizza


Tak pernah terlintas di benakku untuk berniat membuat pizza sendiri. Meski sebenarnya seringkali membayangkan makan pizza dengan abon tuna pedas yang sering ku buat. Bukan apa-apa, aku ga tahan dengan pengulenannya yang bisa membuat lenganku pegel dan tak hilang dalam waktu dua hari! Hehe...rupanya itulah pemicu dari kemalasanku membuat pizza sendiri di rumah.

Tapi kini aku sudah menemukan komposisi adonan pizza yang tanpa ulenan. Hasil dari browsing dough pizza yang ringan tak memakan tenaga. Tanpa harus menunggu waktu lama ku buatlah pizza dengan abon tuna yang masih tersisa. No oregano, no basil & no mozzarella. Kejunya aku pakai aja keju craft melted yang tersisa di kulkas. Semua serba sisa deh..hihi.
Horeee... akhirnya kesampaian juga membuat pizza sendiri. Suami dan anak-anakku menghabiskannya hingga tandas tak tersisa! Alhamdulillah... Senangnya... Apalagi pinggiran pizzanya aku buat dalam bentuk bergerigi kayak gear... hihi..
Resep ini aku ambil dari resep dapur mb Endang di justtry&taste miliknya. Makasih ya mb...Aku contek bikin doughnya...mantap :-)

Dough :
  1. 150 ml air hangat
  2. 180 gr tepung terigu serbaguna
  3. 2 sdm minyak zaitun
  4. 1 sdt ragi instant (pastikan raginya masih fresh)
  5. 1/2 sdt garam
Saus : aku pakai saus sambal dan saus tomat botolan

Topping :
  1. 50 gr jamur kancing, rebus sebentar, iris-iris tipis
  2. 1/2 buah paprika hijau, potong-potong 1cm
  3. 1/2 buah paprika kuning, potong-potong 1cm
  4. 3 buah sosis, iris tipis
  5. 100 gr abon tuna
  6. 50 gr keju kraft (melted), parut
  7. 50 gr keju parmesan, parut
Cara membuat :
  1. Campurkan terigu & garam aduk dengan spatula.
  2. Masukkan semua bahan dough lainnya, aduk hingga semua bahan tercampur rata dan menjadi adonan yang kasar, lembek dan agak basah.
  3. Tutup adonan dengan kain. Diamkan adonan selama 1 jam hingga mengembang.
  4. Masukkan adonan ke dalam kulkas dan biarkan 1-2 jam lagi dalam posisi masih tertutup kain. (semakin lama adonan di dalam kulkas semakin sedap rasanya, tapi hingga max 7 jam saja).
  5. Gilas atau ratakan adonan dough di atas loyang (bisa berkreasi dengan bentuk sesuai selera). 
  6. Olesi permukaannya dengan saus sambal & saus tomat hingga rata. Tambahkan abon tuna hingga merata. Lalu taburi dengan keju parut parmesan & parutan kraft quick melt.
  7. Tata di atasnya sosis, paprika & jamur.
  8. Oven selama 20 menit dengan suhu 200 derajat C hingga matang.
bahan-bahan pizza
yang tersedia di rumah tanpa harus belanja lagi


pizzaku... tandas tak tersisa...

Selasa, 04 Februari 2014

Dadar Gulung Mawar


Hwaaah... akhirnya kesampean juga bikin dadar gulung mawar yang beberapa saat lalu sempat ramai di grup. Kalo ngliat step by stepnya sih berasa gampang. Tapi setelah dipraktekin, lumayan juga ribetnya. Secara kan dadar gulung biasanya cuma lipet-lipet kayak amplop aja. Tapi justru itu yang bikin aku makin penasaran untuk taklukkan si mawar cantik ini.
Alhasil first trial ku kali ini tidak begitu mengecewakan juga... (hehe..memuji diri). Meski masih tampak kurang luwes penampilannya tapi aku puas sudah bisa praktekin sendiri. Next time mungkin bisa lebih rapi lagi.. (kalo ga males siih). Karena kebiasaanku suka males kalo sudah pernah nyoba dan berhasil :-)
Resep ini aku dapet dari  dapur bunda Grace, di situ sudah komplit dengan step by stepnya. Terimakasih ya bunda Grace sharing step by stepnya.

Butuh ketelatenan untuk menciptakan kelopak-kelopak mawar yang indah   ;-)