Selasa, 10 Desember 2013

Roti Manis Isi


Wahh.. rupanya suami menantangku kali ini. Dari beberapa kali aku membuat kue, baik itu kue kering maupun kue basah entah yang tradisional atau cake yang berbau western, cuma rotilah yang belum pernah tersentuh tanganku :D Akhirnya yaa sudahlah diam-diam tanpa cerita pada suami, aku bikin kejutan...membuat roti yang resepnya sudah lamaaa bertengger jadi koleksi. Meski harus menguras tenaga saat pengulenan, tapi demi tantangan dari hubby, dilakonin juga deh :D Padahal hasilnya masih jauuuh cantik dari pastry-pastry di toko bakery. Tapi ga papalah ya, jadikan dalam daftar PR aja :)
Langsung saja simak resep di bawah ini...

Roti Manis by Irene Susianto

Bahan :

  1. 800 gr tepung terigu protein tinggi
  2. 200 gr tepung terigu protein sedang
  3. 185 gr gula pasir
  4. 185 gr mentega (aku pakai butter)
  5. 22 gr ragi instant
  6. 1 sdt bread improver (optional)
  7. 3 butir telur utuh
  8. 500 ml susu UHT
  9. 1 sdt garam
Cara membuat :
  1. Masukkan tepung terigu, gula, ragi & bread improver jadi satu dalam mixer.
  2. Aduk dengan speed rendah sampai rata, masukkan telur utuh sambil terus diaduk, lalu masukkan susu , uleni sampai kalis dan adonan menyatu.
  3. Masukkan mentega & garam, uleni lagi sampai kalis dan elastis (cek, jika adonan direntangkan titpis, adonan tidak akan putus).
  4. Diamkan adonan selama15-20 menit.
  5. Timbang adonan  dan bulatkan. Isi dengan isian sesuai selera.
  6. Letakkan di dalam loyang datar yang dioles sedikit margarin. Diamkan kembali adonan sampai mengembang 2x lipat. Lamanya waktu proofing ini  bergantung pada cuaca. Bisa 1-2 jam atau 3 jam jika suasana dingin.
  7. Olesi atasnya dengan susu evaporated atau kuning telur (di sesi ini aku kelupaan untuk mengolesi rotiku :( ..)
  8. Oven dengan suhu 180 derajat C selama 15 menit.
  9. Jika ingin wangi dan mengkilat, olesi roti dengan butter segera setelah roti keluar dari oven.
Note : style roti bisa dikreasikan tergantung selera masing-masing yaa..





Sabtu, 07 Desember 2013

Dadar Gulung Vla


First trial membuat dadar gulung..bermasalah saat menghias di bagian kulitnya. Belepotan! Next time bisa lebih rapi lagi deh.
Kue ini aku bilang kue jadul, dari resep warisan. Karena sejak kecil aku sudah familiar dengan kudapan satu ini. Ibuku bisa dibilang sering bangetlah bikin, entah sekedar untuk cemilan keluarga, atau saat arisan. Kulitnya lembut dan lentur dengan isian vla coklat yang menggiurkan. Dan sampai sekarang masih jadi kue favoritku. Tapi.. waktu itu aku hanya bisa memakannya, belum pernah mencoba untuk membuatnya :D. Dan satu lagi, menurutku dadar gulung ini lebih nikmat jika disantap dalam keadaan dingin.
Naah kali ini sekalian aku akan berbagi resepnya.

Bahan kulit :

  1. 100 gr tepung terigu segitiga
  2. 300 ml susu cair
  3. 1 butir telur, kocok lepas
  4. 1 sdm mentega, lelehkan
  5. 1 sdt coklat bubuk
  6. sedikit garam
Cara membuatnya :

  1. Campurkan tepung terigu, telur & garam, lalu tuangi susu sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat, agar tidak bergerindil. Lalu tambahkan mentega cair, aduk-aduk rata.
  2. Ambil 1 sendok sayur adonan lalu campurkan dengan coklat bubuk, aduk rata. Masukkan ke dalam piping bag, potong sedikit saja pada ujungnya.
  3. Panaskan pan dadar anti lengket, oles tipis dengan mentega. Semprotkan adonan coklat membentuk garis-garis, biarkan sebentar lalu tuang 1 sendok sayur adonan putih sambil diputar-putar hingga merata pada pan. Biarkan hingga matang. Kemudian balikkan pada piring datar. Lakukan hingga adonan habis.
Bahan Vla :

  1. 300 ml susu cair coklat
  2. 50 gr dcc, lelehkan
  3. 1 kuning telur
  4. 2 sdm tepung maizena, larutkan dengan 2 sdm air
  5.  2 sdm gula pasir
  6. 1 sdt butter/margarin
  7. sedikit garam
Cara membuat vla :

  1. Masukkan susu cair, garam & gula pasir aduk-aduk di atas api sedang hingga mendidih.
  2. Ambil sedikit susu panas lalu campurkan dengan kuning telur, kemudian masukkan ke dalam susu, aduk cepat hingga rata.
  3. Masukkan larutan maizena, aduk-aduk lagi hingga rata dan licin. Tambahkan margarin & dcc, aduk. Angkat.
  4. Siap untuk dijadikan isian pada kulit dadar.

Jumat, 06 Desember 2013

Rolade Udang Roti Tawar



Bingung nyari cemilan di saat hujan begini, mau keluar males, males becek dan sayang motor juga karena habis dicuci. Ku putuskan untuk melongok isi kulkas, mungkin ada bahan yang bisa ku buat cemilan hari ini.. Dan ternyata aku masih punya udang sekitar 200 gr saja di sana. Kalo untuk rolade masih kurang nih. Sementara tepung roti juga tinggal sedikit :(  Tapi berhubung hujan yaa harus dilanjut bikin cemilannya hehe.. Resepnya gampang banget kok.

Bahan :

  1. 300 gr udang kupas, cincang halus
  2. 1 butir putih telur
  3. 3 siung bawang putih, haluskan
  4. 1/2 butir bawang bombay, cincang halus
  5. 1 batang daun bawang, iris tipis
  6. 1/2 sdt lada bubuk
  7. 2 sdm tepung tapioka
  8. 12 lembar roti tawar, buang pinggirnya
  9. 12 batang sosis sapi/ayam
  10. 2 butir telur, kocok lepas
  11. Sambal botol & mayonaise
Cara membuatnya :
  1. Aduk udang bersama putih telur sambil dipukul-pukul hingga lembut. Tambahkan bawang putih, daun bawang, lada & tepung tapioka, aduk rata.
  2. Basahi roti tawar dengan sedikit air sambil ditekan-tekan hingga pipih. Beri adonan udang di atas roti, ratakan. Letakkan sosis di atasnya, gulung hingga padat.
  3. Celupkan ke dalam telur kocok, lalu gulingkan ke dalam tepung roti hingga rata. Lakukan hingga roti habis.
  4. Goreng dalam minyak banyak hingga matang. Sajikan dengan sambal botol & mayonaise.


Sup Jagung Manis



Di kala musim penghujan seperti sekarang ini, lebih nikmat rasanya jika kita menyantap sup hangat buatan sendiri. Variasi sup bisa kita olah dengan selera kita ya.. Kali ini aku mencoba membuat sup jagung manis dengan udang. Sederhana aja, tapi soal rasa ngga kalah deh sama sup-sup bikinan resto ternama.. ( :D  lebay banget siii... )
Yuk mari kita intip resepnya.

Bahan :

  1. 2 buah jagung manis, pipil sebagian dan sebagian lagi dihaluskan
  2. 100 gr udang, cincang 
  3. 200 gr udang, biarkan utuh & kerat punggungnya
  4. 2 batang daun bawang, iris halus
  5. 4 siung bawang putih, haluskan
  6. 1/2 butir bawang bombay, cincang kasar
  7. 1/2 sdt bubuk merica
  8. 1/4 sdt bubuk pala
  9. 2 sdt gula pasir
  10. 1 sdm margarin, untuk menumis
  11. 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
  12. 1,5 L air
  13. garam secukupnya
Cara membuatnya :

  1. Rebus jagung pipil dan jagung halus.
  2. Sementara itu tumis bawang putih & bawang bombay dengan menggunakan margarin hingga harum, lalu masukkan udang cincang & udang utuh, tumis hingga berubah warna. Tambahkan  merica & pala bubuk, aduk-aduk. 
  3. Masukkan tumisan udang ke dalam rebusan jagung, aduk lagi. Masukkan daun bawang. Tambahkan garam & gula pasir.
  4. Kemudian masukkan larutan maizena, aduk terus agar tidak menggumpal. Masak hingga matang.
  5. Sajikan dengan sambal atau irisan cabe rawit, jika suka.  

Kamis, 05 Desember 2013

Puding Lapis Cokelat Mangga


Di saat cuaca panas memang segar kalo kita menyantap puding. Apalagi puding yang dipadu dengan buah, hmm makin menambah kesegarannya. Puding ini aku variasi antara coklat dan mangga. Karena kebetulan di rumahku mangganya sudah berbuah dan lumayan banyak. Tapi aku ngga tau jenis mangga ini mangga apa :D karena waktu membeli bibitnya si penjual bilang mangga Gadung. Tapi setelah berbuah kok buahnya besar dan cenderung membulat. Kalo masih muda/mengkal rasanya aseeem. Tapi begitu tua dan matang bisa maniiis, legit menggigit :D
Akhirnya punya ide buat bikin puding ini. Yang mau tau resepnya boleh dicoba ya..

Bahan Cokelat :
  1. 1 bungkus agar-agar warna putih
  2. 100 gr dark cooking chocolate, lelehkan
  3. 600 ml susu cair cokelat
  4. 75 gr gula pasir
  5. sedikit garam
Bahan Kuning :
  1. 1 bungkus agar-agar putih
  2. 100 ml yogurt mangga
  3. 600 ml susu cair putih
  4. 250 gr daging buah mangga, blender halus
  5. 100 gr gula pasir (sesuaikan manisnya dengan selera ya)
  6. 2 tetes pewarna makanan kuning
  7. sedikit garam
Cara membuatnya :
  1. Masak susu cair, gula, & agar-agar sambil diaduk aduk hingga hampir mendidih
  2. Lalu tambahkan garam & mangga blender, aduk terus sampai mendidih. Angkat
  3. Masukkan yogurt mangga dan pewarna kuning, aduk-aduk hingga uap hilang. Sisihkan
  4. Untuk puding cokelat, masak susu, agar-agar & gula, aduk-aduk hingga mendididih
  5. Tambahkan garam & dcc leleh, aduk hingga rata dan uap hilang
  6. Tuang 1 sendok sayur adonan mangga ke dalam loyang persegi. Tunggu setengah beku, lalu tuang 1 sendok sayur lagi adonan cokelat. Tunggu lagi setengah beku, lalu tuang lagi adonan mangga. Buat berselang seling membentuk lapisan hingga adonan habis. Bekukan dalam lemari pendingin. Potong-potong sesuai selera

Sabtu, 30 November 2013

Macaroni Schotel



Makanan ini katanya sih berasal dari Eropa Utara. Sebenernya aku sudah pernah cobain satu resep macaroni, tapi menurutku kok terlalu padet ya, kebanyakan macaroni apa gimana.. atau akunya aja yang waktu itu takarannya keliru..uuh entahlah. Yang pasti resep itu udah langsung masuk tong sampah, :D...saking keselnya.
Dan resep yang aku tulis di sini adalah hasil resep daur ulang yang aku ganti takaran dan aku tambah bahannya. Segera kita longok resepnya yuk.

Bahan :
100 gr macaroni pipa, rebus hingga matang
4 butir telur, kocok lepas
50 gr tepung terigu protein sedang
50 gr keju parut ( untuk dicampur ke dalam adonan )
75 gr keju parut ( untuk taburan )
200 ml susu cair
175 gr corned beef
50 gr margarin, lelehkan
100 gr jamur kancing, iris tipis
7 siung bawang putih, cincang halus
1 buah bawang bombay yang besar, cincang halus
3 batang daun bawang, iris tipis
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm gula pasir
pala & garam, secukupnya

Cara membuat :

  1. Tumis bawang putih sampai harum. Lalu masukkan bawang bombay dan daun bawang, tumis kembali.
  2. Masukkan corned beef, aduk hingga tercampur rata. Lalu tuangkan susu cair, aduk-aduk bersama merica, pala & garam. Didihkan. Dan angkat.
  3. Tambahkan macaroni, & tepung terigu, aduk rata. Masukkan keju & jamur, beserta telur & margarin cair, aduk hingga rata benar.
  4. Tuang penuh dalam cup alufoil, taburi keju parut.
  5. Panggang dengan suhu 160 derajat C, selama 45 menit hingga matang. ( tergantung oven masing-masing ya )
Selamat mencoba :)



Rabu, 27 November 2013

Banana Muffin



Muffin lagi.. Muffin lagi.. Maklumlah, suamiku sebagai orang pertama yang selalu icip - icip hasil bakingku adalah penggemar berat kue muffin. Dari beberapa kue lezat yang pernah jadi suguhan, kalau ada muffin, pasti deh muffin jadi first choice. Makanya akupun ga pernah bosen bikin. Salah satunya Banana Muffin yang  aku ambil dari blognya justtryandtaste.blogspot.com yang sudah aku modifikasi ala aku ya..( wiih gayaku udah kaya pakar kue nih..hehe ) Rasanya mantap, pisangnya kerasa banget berpadu dengan keju di dalamnya. Makasih ya udah kasih contekan resepnya.
Cuma sayangnya pas foto ini diambil, pencahayaannya kurang dapet. Cuaca lagi mendung banget. Take fotonya pake hand phone pula.. hehehe. Tapi yang pasti rasa muffin ini enaklah  :)

Bahan :
190 gr tepung terigu protein sedang
1/2 sdt baking soda, bisa skip (aku tidak pakai)
1 1/2 sdt baking powder double action, pastikan masih fresh
1/2 sdt garam
3 buah pisang yang sangat matang
150 gr gula pasir (aku pakai 100 gr)
1 butir telur
75 gr margarin lelehkan (aku pakai butter)
1/2 sdt kayu manis bubuk (aku tidak pakai)
150 gr keju parut

Cara membuat :

  1. Blender pisang hingga lembut.
  2. Ayak tepung terigu, baking powder & garam. Sisihkan.
  3. Kocok lepas telur sebentar saja, lalu masukkan gula pasir, pisang halus & mentega cair, aduk rata.
  4. Masukkan campuran tepung terigu ke dalam adonan pisang & telur, aduk rata sebentar saja ( jangan terlalu kuat mengaduk karena tepung akan menjadi gluten yang menyebabkan kue jadi keras/bantat ).
  5. Tuang ke dalam paper cup muffin 1/2 nya, isi dengan keju parut, lalu tuang lagi adonan hingga mencapai 3/4 cetakan, taburi dengan choco chip.
  6. Panggang dengan suhu 190 derajat Celcius selama 20 - 25 menit hingga matang.
Catatan :

Muffin bisa bertahan hingga kira - kira 1 bulan dalam lemari pendingin, dan jika akan dihidangkan hangatkan dalam microwave, agar muffin tidak keras.

Happy baking :)

Kue Pukis Varian






Resep ini aku dapatkan dari buku saat aku membeli sebuah cetakan berbentuk bulat mirip cetakan dorayaki. Tapi kurang berminat untuk mencobanya, karena aku pikir kue pukis ya begitu-begitu rasanya. Selain agak padat, biasanya kurang lembut. Alhasil beberapa tahun tak pernah ku longok lagi buku resep yang aku dapat dari membeli cetakan kue tersebut.
Tapi setelah itu tiba-tiba saja datang rasa penasaranku untuk mencoba resep ini, karena sekedar mendengar cerita seorang kawan yang katanya kue pukis yang ia buat jadi keras dan tidak enak. Singkat cerita hasil dari pembuatan kue ini benar-benar maknyuus. Teksturnya lembut, ringan dan kata teman-teman yang pernah mencobanya, hanya ada satu kata "enaaaak"..hehe. Buat penggemar kue pukis, resep ini recommended deh.


Bahan :

  • 200 gr tepung terigu protein sedang 
  • 3 butir telur
  • 175 gr gula pasir 
  • 200 cc santan kental
  • 100 gr margarin (aku pakai 50 gr margarin 50 gr butter), lelehkan
  • 5 gr ragi instant
  • 3 gr garam

Cara membuat :

  • Kocok telur, gula pasir & ragi instant hingga mengembang.
  • Kecilkan pada speed rendah, lalu masukkan tepung terigu & garam bergantian dengan santan & margarin, aduk sebentar sampai rata. Matikan mixer.
  • Diamkan adonan selama 1 jam.
  • Siapkan cetakan pukis (aku pakai cetakan dorayaki pan), panaskan di atas api kecil sebentar.
  • Isi setiap lubang kira-kira satu sendok sayur.
  • Tutup. Lalu panggang selama kira-kira 10 menit sampai matang.
Catatan :
Jika pakai taburan kismis, keju, atau kacang - kacangan, panggang dulu selama 3-5 menit, lalu taburi sesuai selera, kemudian panggang lagi sampai matang.