Jumat, 31 Januari 2014

Sarikaya Pisang


Sudah lamaa sekali aku ngga nemuin jajanan semacam ini. Itung-itung bernostalgia juga ya ceritanya.. Dulu, nenekku membuat sarikaya ini dalam versi durian. Jadi berisi campuran roti tawar dan daging durian dengan santan. Rasanya enak tentu, meski menurutku sangat-sangat legit (hehe.. dasarnya emang ga terlalu suka manis). Mungkin untuk mengimbangi rasa manisnya sehingga penyajiannya dengan semangkuk kecil ketan. Hmm membayangkan ketan yang disiram dengan sarikaya durian, rasanya ingin cepat-cepat menelan ludah.
Tapi di sini aku menggunakan versi pisang yang rasanya masih tetap mak nyuss...
Intip resepnya di bawah sini ya..

Bahan :

  1. 6 buah pisang kepok atau 2 buah pisang tanduk yang matang
  2. 250 ml santan kental
  3. 50 gr gula palm
  4. 75 gr gula pasir
  5. 3 butir telur utuh
  6. 1 lembar daun pandan, simpulkan
  7. 1/2 sdt garam
Cara membuatnya :

  1. Rebus santan bersama daun pandan & garam sampai panas, (tidak perlu mendidih), aduk-aduk agar santan tidak pecah. Sisihkan.
  2. Potong dadu sebagian pisang, sisanya iris2 menyerong.
  3. Kocok telur, gula palm & gula pasir menggunakan whisker hingga gula hancur. Kemudian tuangkan santan, aduk rata.
  4. Tambahkan pisang yang telah dipotong-potong dadu.
  5. Tuang adonan ke dalam pinggan tahan panas. Lalu tata pisang yang diiris serong di atas adonan.
  6. Kukus -/+ 30 menit hingga matang.




Kamis, 23 Januari 2014

Best Ever Muffin


Beberapa waktu lalu ada yang minta resep muffin tapi yang gampaaang pake banget cara buatnya..hehe. Karena dia coba resep muffin cokelat dari blogku ini gatot..alias gagal total! Ga bisa menjulang dan masih basah bagian dalamnya. Lha salahnya di mana to? Trus setelah curhat-curhat soal muffinnya yang gagal itu, ternyata pakai baking powdernya yang single act. Setelah aku kasih tau baru deh dia manggut-manggut, bahwa bakingnya pakai yang double acting. Tapi ga tau juga sih apa hanya pengaruh itu atau ada hal lain...misal dari cara ngaduk tepung atau temperatur oven. Dan dia bilang resepnya njlimet buat pemula seperti dia..hehe.
Pendek kata ia minta resep muffin tapi yang asli gampang, mudah, ga pake mixer juga tapi rasanya wenaak. Yo wislah akhirnya aku googling dan dapet resep dari Allrecipe.com ini dengan tampilan yang berbeda dari aslinya karena sudah sedikiiit aku otak atik.. :D 
Monggo.. silahkan ikuti resep dan step2nya :)

Bahan :

  1. 280 gr tepung terigu all purpose
  2. 3 sdt baking powder double acting (aku pakai 2 sdt)
  3. 1/2 sdt garam
  4. 55 gr gula pasir
  5. 1 butir telur
  6. 250 ml yoghurt
  7. 60 ml minyak sayur
  8. 100 gr choco chips
  9. 75 gr kacang mede cincang
  10. 100 gr gula mint bubuk

Cara membuatnya :

  1. Panaskan oven pada suhu 200 derajat C.
  2. Ayak bahan kering dan buat cerukan di tengahnya.
  3. Campurkan telur dan minyak sampai rata, lalu masukkan yoghurt, aduk rata.
  4. Tuang bahan cair ke tengah cerukan tepung, aduk rata. Jangan over mix.
  5. Tuang adonan ke dalam cup muffin. Taburi dengan choco chips dan kacang mede.
  6. Oven selama 20-25 menit sampai matang.
Note : untuk muffin cokelat ini, gantikan 2 sdm tepung terigu dengan cokelat bubuk. Dan sesaat akan dihidangkan taburi atasnya dengan gula mint bubuk.

happy baking... ;)




Selasa, 21 Januari 2014

Brownies Panggang Cokelat Keju






Time to Brownie..hehehe. Kalau dari kemarin-kemarin postingnya hampir selalu seputar muffin maka inilah saatnya aku mengeksekusi si brownies. Kue yang amat populer seantero jagad.
Bagi penggemar cake ini pasti sudah bisa menebak. Yup, bahannya ga jauh-jauh dari cokelat dan keju serta bertabur kacang-kacangan... bisa kenari, almond slice, atau kacang mede. 
Cream kejunya yang berpadu dengan  dark cooking chocolate ...sungguh tak terbantahkan bahwa brownies ini sangat-sangat lezat dan empukya krenyes-krenyes... (halahh... gimana kok bahasanya empuk krenyes-krenyes... :D). Yang pasti enak dan ga cukup makan sepotong :)
Resep ini adaptasi dari booklet resep majalah femina punya ibuku. Duh, tahun berapa itu ya...lupa. Yang pasti zaman mudanya ibuku lah.. hehe
Mau coba? Simak resepnya yaa..

Bahan :
  1. 125 gr dark cooking chocolate
  2. 6 sdm mentega
  3. 100 gr keju krim
  4. 225 gr gula pasir
  5. 4 butir telur
  6. 75 gr tepung terigu protein sedang
  7. 1 sdt essen vanila
  8. 1/2 sdt baking powder
  9. 1/4 sdt essen almond
  10. 75 gr kacang mede, panggang, cincang kasar
  11. 75 gr kenari, untuk taburan
Cara membuat :
  1. Tim cokelat bersama 2 sdm mentega hingga leleh. Angkat dan dinginkan. Sisihkan.
  2. Kocok sisa mentega (4 sdm) bersama keju krim, lalu tambahkan sedikit demi sedikit 60 gr gula pasir, kocok hingga gula larut.
  3. Tambahkan 1 butir telur, 1 sdm tepung terigu & 1/2 sdt essen vanila, aduk rata. Sisihkan.
  4. Kocok sisa telur (3 butir) hingga berwarna pucat. Lalu tambahkan juga sisa gula pasir (165 gr) sedikit demi sedikit, sambil terus di kocok hingga kental. Masukkan sisa tepung terigu, baking powder & garam.
  5. Tambahkan cokelat leleh, 1/2 sdt essen vanila, essen almond & kacang mede cincang, aduk rata.
  6. Tuang 1/2 bagian adonan cokelat ke dalam loyang, ratakan. Tuang di atasnya adonan keju krim, ratakan. Tuang lagi sisa adonan cokelat hingga habis. Bentuk pola marmer, taburi dengan kenari.
  7. Panggang dengan temperatur 180 derajat C selama 50 menit.
  8. Potong-potong setelah dingin.

Sabtu, 18 Januari 2014

Ayam Woku Cabe Hijau


Hmm...Woku, salah satu masakan khas Pulau Nyiur Melambai, Manado. Rasanya kaya rempah dan pedasnya juara. Bagi yang menyukai masakan pedas woku cabe hijau ini bisa jadi referensi. Masakan Manado tak luput dari daun kemangi dan daun pandan. Sehingga aromanya sulit terkatakan...hehehe..lebayy mesti... 

Bahan :
  1. 1 kg ayam, potong menjadi 8 bagian
  2. 2 sdm minyak untuk menumis
  3. 7 buah cabe hijau, potong-potong kasar
  4. 1 batang serai, memarkan
  5. 2 batang daun bawang, potong-potong memanjang
  6. 10 buah cabe rawit utuh
  7. 2 lembar daun jeruk
  8. 1 lembar daun pandan, potong jadi 3 bagian
  9. 1 genggam daun kemangi
  10. 300 ml air
Bumbu halus :
  1. 2 buah cabe merah
  2. 10 buah cabe rawit
  3. 5 butir bawang merah
  4. 3 butir bawang putih
  5. 1 ruas kunyit
  6. 1/2 ruas jahe
  7. 1 buah tomat
  8. 2 sdm gula merah
  9. secukupnya garam
Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus bersama serai & daun jeruk hingga harum.
  2. Masukkan ayam, aduk-aduk hingga berubah warna. Masukkan daun pandan, aduk kembali.
  3. Tuangkan air, aduk hingga mendidih. Kemudian tutup hingga air menyusut setengahnya.
  4. Masukkan cabe hijau, daun bawang, cabe rawit utuh & daun kemangi, aduk seperlunya hingga ayam matang.

Jumat, 17 Januari 2014

Eggless Moist Choco



Ngga ada bosannya ya dengan cake berbahan cokelat. Namun kali ini cup cake yang mirip seperti muffin, karena ada rekahannya ini dibuat tanpa telur. Sesuai dengan namanya Eggless... Sehingga bagi yang alergi telur cake cokelat yang satu ini bisa dijadikan pilihan. Cara membuatnyapun gampang banget. Tinggal aduk aduk..jadi deh. Dijamin cakenya moist abiss.. Resep ini aku dapet dari dapur Mb Nina. Makasih ya mb udah berbagi resepnya :) Yang berminat bisa simak resepnya yaa...

Bahan :
  1. 160 gr tepung terigu all purpose
  2. 64 gr cokelat bubuk, bisa menggunakan 50 gr saja
  3. 2 sdm susu bubuk
  4. 1 sdt baking powder
  5. 1/2 sdt soda kue (aku tidak pakai)
  6. 200 gr gula palm
  7. 1/2 sdt garam
  8. 300 ml susus cair UHT dingin
  9. 100 ml minyak sayur
  10. 1 sdm pasta cokelat
  11. 1 sdm air jeruk lemon (optional)
Cara membuat :
  1. Campur dan ayak susu bubuk, tepung, cokelat bubuk, baking powder,dan baking soda, aduk rata.
  2. Tambahkan gula palm & garam, aduk rata.
  3. Masukkan susu UHT, aduk dengan whisker hingga rata.
  4. Tuang minyak sayur & pasta cokelat, aduk rata kembali.
  5. Tuang dalam cupcase hingga hampir penuh.
  6. Oven dengan temperatur 180 derajat C selama 20-25 menit.



Jumat, 13 Desember 2013

Eclair


Comment Allez-vous..? Itulah sepenggal kalimat dalam bahasa Perancis yang masih ku ingat kala duduk di bangku SMA dulu. Lalu apa hubungannya dengan postingan ini ya?! hehe.. Hal ini karena aku sedang memposting hasil karyaku yang bergaya ala-ala Perancis...Eclair. Ya, Eclair yang dalam bahasa aslinya Choux Pastry memang berasal dari sana. Dinamakan eclair karena bentuknya yang memanjang, dengan topping lelehan cokelat. Seorang chef Perancis, Christophe Adam telah mengubah tampilan eclair ini dengan berbagai macam  topping yang cantik, dari buah-buah segar, pop corn, kopi, karamel serta warna-warna yang shiny memikat lainnya. Mirip dengan kue soes, ringan dan berongga bagian dalamnya, sehingga bisa di isi dengan vla berbagai macam rasa. Bedanya hanya pada bentuk dan hiasan saja.
Kali ini aku buat toppingnya selain dengan lelehan cokelat juga bertabur keju. Bukan dengan wcc yang ditorehkan di atas cokelat seperti eclair pada umumnya. Selain manis di dalam dan di luar, parutan keju akan memberi sensasi yang makin menggugah selera... :)
Resep kulit eclairnya aku pakai punya "suhu" ibu Fatmah Bahalwan. Intip resepnya yuk..

Bahan :

  1. 200 ml air
  2. 125 gr margarine
  3. 1 sdm gula pasir
  4. 150 gr tepung terigu (bisa protein sedang atau protein tinggi)
  5. 4 butir telur
  6. 200 gr dcc, lelehkan
  7. 50 gr wcc, lelehkan (aku pakai 100 gr keju parut)
Cara membuatnya :
  1. Masak air, margarine & gula hingga mendidih. Matikan api.
  2. Masukkan tepung terigu, aduk hingga kalis, sampai adonan tidak menempel di panci. Angkat dan dinginkan.
  3. Masukkan telur satu per satu, sambil dikocok hingga rata. Lalu masukkan ke dalam piping bag, beri spuit, kemudian semprotkan pada loyang beroles margarine. Beri jarak karena adonan akan mengembang.
  4. Panggang dalam oven dengan suhu 200 derajat C selama 25-30 menit hingga matang dan kecoklatan.
  5. Angkat dan dinginkan pada cooling rack.
  6. Gunting ujung kue, isi dengan vla.
  7. Oles permukaannya dengan dark cooking chocolate, lalu taburi dengan parutan keju. Jika memakai wcc leleh, semprotkan dengan ukuran lubang kecil pada piping bag di atas lelehan cokelat, membentuk zigzag.

tampilan saat keluar dari oven
                       

Sohun Goreng Kembang Tahu



Beberapa kali anak gadisku meminta untuk dibuatkan sohun goreng dengan udang. Tapi belum sempat untuk membuatkannya karena alasan satu dan lain hal, hehehe... (padahal udah kecapean bikin kue).
Akhirnya baru minggu kemarin aku sempat mengeksekusi sohun yang sudah ku beli sebulan lalu, di dapurku yang minimalis (kata lain dari sempit) :D
Sohun gorengnya ku buat dengan tambahan irisan kembang tahu dan berwarna kekuningan. Makanan ini sudah sangat familiar di keluarga kecilku, saat hujan tiba atau saat dinginnya malam menyerang. Nikmatnya... menyantap sohun ini panas-panas dengan acar mentimun yang segar, plus cabe rawit hijau yang pedasnya super. Biasanya aku mendapatkan cabe rawit hijau ini kala berkunjung ke daerah asal suamiku di Temanggung Jawa Tengah sana.
Ok, tidak mau berpanjang lebar bercerita, segera kita tengok resep sederhananya ya

Bahan :

  1. 200 gr sohun
  2. 300 gr udang, kuliti, kerat bagian punggungnya
  3. 50 gr kembang tahu, rendam air hingga lunak
  4. 3 batang wortel, iris korek api
  5. 2 batang daun bawang, iris kasar
  6. 5 butir bawang putih
  7. 1/2 sdt bubuk lada
  8. 1 sdt garam/menurut selera
  9. 1 sdm kecap manis
  10. 1 ruas kunyit
Cara membuatnya :
  1. Rendam sohun dengan air panas selama 10 menit, angkat. Tiriskan dan oles rata dengan minyak sayur agar tidak menggumpal/lengket. Sisihkan.
  2. Tumbuk bawang putih bersama kunyit sampai halus, lalu tumis sampai harum. Kemudian masukkan udang, aduk sampai udang berubah warna.
  3. Masukkan wortel, aduk-aduk. Tambahkan lada, garam, & kecap. Masukkan juga daun bawang. Aduk dan tambahkan sedikit air.
  4. Terakhir masukkan sohun dan irisan kembang tahu, ratakan dengan bumbu dan masak hingga matang.
  5. Sajikan dengan taburan bawang goreng dan acar mentimun.

Selasa, 10 Desember 2013

Roti Manis Isi


Wahh.. rupanya suami menantangku kali ini. Dari beberapa kali aku membuat kue, baik itu kue kering maupun kue basah entah yang tradisional atau cake yang berbau western, cuma rotilah yang belum pernah tersentuh tanganku :D Akhirnya yaa sudahlah diam-diam tanpa cerita pada suami, aku bikin kejutan...membuat roti yang resepnya sudah lamaaa bertengger jadi koleksi. Meski harus menguras tenaga saat pengulenan, tapi demi tantangan dari hubby, dilakonin juga deh :D Padahal hasilnya masih jauuuh cantik dari pastry-pastry di toko bakery. Tapi ga papalah ya, jadikan dalam daftar PR aja :)
Langsung saja simak resep di bawah ini...

Roti Manis by Irene Susianto

Bahan :

  1. 800 gr tepung terigu protein tinggi
  2. 200 gr tepung terigu protein sedang
  3. 185 gr gula pasir
  4. 185 gr mentega (aku pakai butter)
  5. 22 gr ragi instant
  6. 1 sdt bread improver (optional)
  7. 3 butir telur utuh
  8. 500 ml susu UHT
  9. 1 sdt garam
Cara membuat :
  1. Masukkan tepung terigu, gula, ragi & bread improver jadi satu dalam mixer.
  2. Aduk dengan speed rendah sampai rata, masukkan telur utuh sambil terus diaduk, lalu masukkan susu , uleni sampai kalis dan adonan menyatu.
  3. Masukkan mentega & garam, uleni lagi sampai kalis dan elastis (cek, jika adonan direntangkan titpis, adonan tidak akan putus).
  4. Diamkan adonan selama15-20 menit.
  5. Timbang adonan  dan bulatkan. Isi dengan isian sesuai selera.
  6. Letakkan di dalam loyang datar yang dioles sedikit margarin. Diamkan kembali adonan sampai mengembang 2x lipat. Lamanya waktu proofing ini  bergantung pada cuaca. Bisa 1-2 jam atau 3 jam jika suasana dingin.
  7. Olesi atasnya dengan susu evaporated atau kuning telur (di sesi ini aku kelupaan untuk mengolesi rotiku :( ..)
  8. Oven dengan suhu 180 derajat C selama 15 menit.
  9. Jika ingin wangi dan mengkilat, olesi roti dengan butter segera setelah roti keluar dari oven.
Note : style roti bisa dikreasikan tergantung selera masing-masing yaa..